Futake menyediakan jasa custom ukuran roof drain yang hadir sebagai solusi tepat agar sistem buangan air hujan dapat bekerja optimal tanpa kebocoran.
Memang roof drain dapat di custom? Bukannya cuma ada ukuran standar ya?
Nah, seringkali bikin pusing kan bagaimana cara menemukan roof drain yang pas? Karena setiap bangungan pasti beda rancangan pipa, sehingga beda pula kebutuhan spesifikasi roof drainnya.
Mari simak artikel ini, agar Anda menemukan jawaban dari semua pertanyaan di atas.
Kenapa Roof Drain Tidak Selalu Bisa Menggunakan Ukuran Standar?

Bukankah tinggal beli roof drain yang ukurannya paling umum?
Kalau iya, bagaimana hasilnya?
Dorrr…proyek di lapangan terhambat hanya gara-gara komponen yang dibeli “dikit lagi pas”, tapi malah longgar atau kurang fit. Buang-buang waktu sekali kalau harus custom dan po (pre-order) lagi!
Di dunia konstruksi dan instalasi drainase, masalah seperti ini sering banget terjadi kalau kita cuma ngandelin produk ready-stock.
Padahal, roof drain adalah benteng utama penghalau genangan air hujan di atap. Mengapa produk ukuran standar pabrikan tidak selalu bisa langsung dipasang? Ini dia beberapa alasan utamanya:
Setiap Proyek Memiliki Desain Atap yang Berbeda
Tidak ada dua proyek yang benar-benar sama. Mulai dari rumah tinggal, gedung perkantoran, rumah sakit, hingga kawasan industri, semuanya memiliki desain atap dan sistem drainase yang disesuaikan dengan fungsi bangunan.
Perbedaan desain ini membuat ukuran roof drain yang dibutuhkan juga bisa berbeda, sehingga penggunaan produk custom menjadi pilihan yang lebih tepat.
Diameter Pipa Pembuangan Tidak Selalu Sama
Diameter pipa yang digunakan pada setiap proyek dapat bervariasi, misalnya 2 inci, 3 inci, 4 inci, atau bahkan lebih besar sampai 10 inci.
Jika diameter outlet roof drain tidak sesuai dengan ukuran pipa, proses instalasi akan membutuhkan sambungan tambahan atau modifikasi yang justru memakan waktu dan biaya.
Dengan ukuran yang di custom, roof drain dapat langsung terhubung dengan sistem perpipaan yang sudah dirancang.
Ketebalan Dak Beton Mempengaruhi Dimensi Body Roof Drain
Selain diameter pipa, ketebalan dak beton juga menjadi salah satu faktor penting. Body roof drain harus memiliki tinggi yang sesuai agar dapat terpasang dengan baik dan mendukung sistem waterproofing secara maksimal.
Jika body terlalu pendek atau terlalu tinggi, proses pemasangan menjadi kurang presisi dan berisiko menimbulkan celah yang dapat menyebabkan kebocoran.
Luas Area Tangkapan Air Menentukan Kapasitas Roof Drain
Semakin luas permukaan atap, semakin besar pula volume air hujan yang harus dialirkan. Oleh karena itu, ukuran roof drain perlu disesuaikan dengan kapasitas aliran air agar sistem drainase tetap bekerja secara optimal.
Jadi, pemilihan ukuran yang tepat dapat membantu air mengalir dengan lancar sehingga mencegah genangan saat curah hujan tinggi.
Karena itulah, memilih custom ukuran roof drain menjadi solusi yang lebih efisien. Tapi bagian mana saja yang dapat di custom? Simak pembahasan berikut.
Bagian Roof Drain yang Bisa di-Custom

Layanan custom dapat membuat Anda bebas mengatur berbagai bagian roof drain sesuai kebutuhan riil di lapangan. Nah, ini dia bagian-bagian roof drain yang bisa dicustom sesuai spesifikasi proyek Anda:
Diameter Outlet
Bagian outlet adalah jalur keluar air yang langsung terhubung ke pipa buangan (downspout). Diameter ini bisa disesuaikan presisi dengan ukuran pipa yang Anda gunakan,.
Baik itu pipa PVC, cast iron, atau HDPE mulai dari ukuran 2, 3, 4, 6 inci, hingga ukuran non-standar. Penyesuaian ini bikin sambungan jadi rapat, bebas bocor, dan aliran air tetap lancar.
Diameter Body
Body atau mangkuk roof drain berfungsi sebagai area penampungan sementara sebelum air mengalir ke pipa.
Meng-custom diameter body sangat berguna untuk menyesuaikan luas area tangkapan air hujan (catchment area) atau mengimbangi kapasitas debit air di atap yang luas. Makin tepat diameternya, semakin kecil risiko air menggenang di sekitar sela-sela atap.
Tinggi Body
Tebal dak beton, lapisan waterproofing, dan insulasi atap setiap bangunan bisa beda-beda tipis. Dengan mengatur tinggi body (termasuk posisi flange atau piringan penahannya), roof drain bisa terpasang sejajar (flush) dengan permukaan atap.
Tidak akan ada lagi masalah roof drain yang dipasang kepanjangan atau malah tenggelam di bawah permukaan dak. Inilah mengapa penyesuaian tinggi body menjadi salah satu aspek penting dalam proses custom roof drain.
Bentuk Grating
Grating atau saringan paling atas tidak cuma soal fungsi menahan sampah daun, tapi juga estetika dan tipe atap. Anda bisa meng-custom bentuknya:
- Saringan Datar (Flat Grating): Cocok untuk atap dak beton yang sering dilalui orang atau dijadikan tempat aktivitas (roof garden/balcony).
- Saringan Cembung (Dome Grating): Cocok untuk atap terbuka agar dedaunan tidak gampang menyumbat lubang aliran air.
Penyesuaian bentuk ini tidak hanya meningkatkan nilai estetika, tetapi juga memastikan fungsi penyaringan tetap berjalan dengan baik sesuai kondisi lingkungan pemasangan.
Finishing
Agar roof drain memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap cuaca dan kelembaban, jenis finishing juga dapat disesuaikan dengan lingkungan penggunaannya. Pemilihan finishing yang tepat mampu memberikan perlindungan tambahan terhadap korosi sekaligus memperpanjang umur pakai produk.
Beberapa pilihan finishing yang umum digunakan meliputi:
- Epoxy Coating, cocok untuk memberikan perlindungan terhadap kelembaban dan paparan lingkungan.
- Hot Dip Galvanis, memberikan lapisan seng yang efektif melindungi material dari karat, terutama pada area dengan tingkat kelembaban tinggi.
- Bitumen Coating (Cat Aspal Hitam Anti-Karat), melapisi permukaan roof drain dengan cat berbahan dasar bitumen untuk membantu melindungi besi cor dari karat, kelembaban, dan paparan air hujan.
- Powder Coating, menghasilkan lapisan akhir yang rapi, tahan lama, serta memiliki ketahanan yang baik terhadap cuaca dan korosi.
Dengan berbagai pilihan tersebut, roof drain dapat disesuaikan tidak hanya dari segi ukuran, tetapi juga tingkat perlindungannya agar tetap optimal digunakan pada berbagai jenis bangunan dan kondisi lingkungan.
Baca Juga
Cara Mengukur Diameter Roof Drain yang Tepat

Pernah dengar petuah lapangan “ukur dua kali, potong sekali”?
Di dunia instalasi drainase atap, aturan ini hukumnya wajib. Salah ukur cuma beda beberapa milimeter saja bisa bikin roof drain tidak muat, longgar, atau malah memicu kebocoran parah saat hujan deras melanda.
Nah, supaya pesanan custom roof drain Anda pas presisi saat dipasang di lapangan, berikut langkah-langkah mudah untuk mengukur diameternya secara tepat:
1. Ukur Diameter Dalam Pipa (Inner Diameter/ID)
Ini poin paling krusial!
Saat mengukur pipa buangan (downspout) yang sudah terpasang di lapangan, pastikan Anda mengukur diameter bagian dalam pipa, bukan bagian luar (outer diameter).
Caranya, gunakan jangka sorong (vernier caliper) atau meteran untuk mengukur jarak antar dinding dalam pipa secara lurus melintasi titik tengah (center). Ukuran ID inilah yang jadi acuan untuk diameter outlet roof drain.
2. Ukur Diameter Luar Pipa (Outer Diameter/OD)
Meskipun diameter dalam yang utama, mengetahui diameter luar pipa juga tidak kalah penting, terutama jika sambungan roof drain menggunakan sistem sleeve atau hub yang membungkus bagian luar pipa.
Caranya, ukur ketebalan dinding pipa lalu tambahkan ke diameter dalam, atau ukur langsung diameter luar menggunakan jangka sorong.
3. Cek Kedalaman dan Diameter Lubang Dak (Coring/Opening)
Roof drain butuh “sisa ruang” (clearance) yang pas pada lubang dak beton yang sudah di-coring.
Caranya, ukur diameter lubang coring beton dan kedalamannya. Pastikan diameter body roof drain yang dipesan sedikit lebih kecil dari lubang coring agar ada sisa celah untuk lapisan grouting atau semen perekat anti-bocor.
4. Pertimbangkan Tebal Lapisan Waterproofing & Screed Dak
Ukuran tidak cuma soal lebar melingkar, tapi juga tinggi vertikal.
Caranya, ukur ketebalan lapisan semen (screed) dan waterproofing yang akan diaplikasikan di atas dak. Data ini penting untuk menentukan posisi flange (piringan penahan) agar bibir roof drain bisa berada tepat sejajar dengan permukaan akhir atap.
5. Gunakan Alat Ukur Presisi dan Dokumentasikan
Hindari mengukur hanya dengan “kira-kira” atau sekadar mengandalkan pita meteran kain yang fleksibel.
Tips Praktis selalu gunakan jangka sorong untuk ukuran pipa kecil-menengah, atau meteran baja (stiff tape measure) yang kaku. Jangan lupa foto posisi pengukuran bersama alat ukur sebagai bahan lampiran teknis saat memesan kustomisasi ke vendor!
Mau mengukur area mana dulu nih di proyek Anda pipa buangannya atau lubang coring dak betonnya? Mau kustomisasi di mana? Tentu pesan roof drain custom di futake.
Custom Ukuran Roof Drain Langsung dari Pabrik Futake

Mencari produsen yang paham betul kebutuhan spesifik drainase proyek Anda memang tidak boleh asal pilih.
Di Futake, kami paham bahwa setiap atap punya cerita dan spesifikasinya sendiri. Lewat layanan custom roof drain dari Futake, Anda tidak perlu lagi pusing menyesuaikan pipa proyek dengan produk yang ada di pasaran, sebab kamilah yang akan membuatkan produk presisi sesuai kebutuhan Anda!
Di Futake, Anda bisa meng-custom ukuran diameter outlet, tinggi dan lebar body, bentuk grating, hingga jenis finishing berbahan besi cor (cast iron) berkualitas tinggi yang kokoh dan tahan lama.
Siap Bikin Sistem Drainase Atap Bebas Masalah?
Jangan pertaruhkan kualitas proyek Anda dengan ukuran yang “sekadar pas-pasan”! Konsultasikan kebutuhan ukuran dan spesifikasi roof drain custom Anda bersama tim teknis Futake Gratis sekarang juga.
Butuh Roof Drain dengan Ukuran Khusus? Futake Siap Membuatnya!
Tidak perlu lagi menyesuaikan proyek dengan ukuran roof drain yang tersedia di pasaran. Di Futake, Anda dapat memesan custom ukuran roof drain sesuai shop drawing, spesifikasi teknis, maupun kebutuhan instalasi di lapangan

Sewer Manhole: Pengertian, Fungsi dan Peranannya
Read MoreGrill Penutup Got Bahan Besi Cor Terbaik
Read MoreGutter Grill Besi Tutup Saluran Air / Selokan
Read More