Belakangan ini, makin banyak orang mulai melirik bahan bakar yang asap nya sedikit, mudah didapat, serta efisien saat digunakan dan mudah untuk disimpan. Alasannya sederhana, yaitu ingin lebih praktis dan menghemat waktu.
Nah, salah satu pilihan yang sangat menarik adalah briket. Kabar baiknya, cara membuat briket sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan dan bisa dimulai dari skala kecil di rumah.
Tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan sendiri. Jika diproduksi dengan cara yang tepat dan efisien, briket juga bisa memiliki nilai jual tinggi. Pembahasan selanjutnya akan mengulas lebih dalam tentang briket. Jadi, simak terus ya!
Apa Itu Briket?

Briket merupakan blok padat dari serbuk batubara, biomassa (tempurung kelapa, serbuk gergaji, sekam padi), arang yang dikompresi dengan perekat sehingga mudah terbakar.
Jadi, bisa dikatakan kalau briket adalah versi ‘rapi’ dari arang.
Fungsinya sama, yaitu sebagai bahan bakar alternatif pengganti arang yang lebih tahan lama dan panasnya lebih stabil.
Umumnya, briket bisa menyala sekitar 1-2 jam. Lebih lama dari arang biasa, yang biasanya hanya sekitar 30-60 menit saja karena kepadatan dan bentuk yang tidak seragam.
Apakah briket bisa menyala lebih lama lagi?
Bisa, tergantung dari ukuran, bahan baku serta kepadatannya. Jadi.
Tidak hanya itu, briket bisa disimpan lebih lama di tempat yang kering, yaitu sekitar 1-2 tahun. Karena itulah briket mulai banyak dilirik sebagai pengganti arang, misalnya di tempat barbeque.
Untuk lebih jelasnya, cek tabel berikut ini.
| Aspek Perbandingan | Briket | Arang Biasa |
| Bentuk | Seragam dan padat | Beraneka Ragam |
| Waktu Bakar | Lebih lama (±1–2 jam) | Lebih singkat (±30–60 menit) |
| Panas | Stabil dan merata | Cepat naik, cepat turun |
| Asap | Lebih sedikit | Cenderung lebih banyak |
| Efisiensi | Lebih hemat dan konsisten | Kurang efisien karena cepat habis |
| Penyimpanan | Mudah ditata dan disimpan | Kurang rapi saat disimpan |
| Sisa Abu | Lebih sedikit | Relatif lebih banyak |
| Kegunaan | Rumah tangga dan usaha | Umumnya rumah tangga |
Lantas, bagaimana cara membuat briket?
Baca Juga
Cara Membuat Briket secara Manual

Pada dasarnya, untuk membuat briket secara manual, Anda harus menghaluskan bahan bakunya, menambahkan pengerat, mencetak dan memotongnya.
Cara Buat Briket dari Batok Kelapa
Batok kelapa bisa jadi opsi bahan baku karena mudah ditemukan.
Jika Anda menggunakan batok atau tempurung kelapa, Anda bisa menyiapkan alat dan bahan berikut ini.
- Arang batok kelapa
- Tepung tapioka sebagai perekat alami
- Air secukupnya
- Wadah untuk mencampur adonan
- Cetakan briket sederhana
Langkah-langkah membuat briket sederhana:
- Haluskan arang hingga berbentuk bubuk agar mudah dibentuk. Jika Anda memiliki 50 mesh, ayak dan gunakan yang lolos dari 50 mesh.
- Larutkan tepung tapioka dengan air, lalu panaskan hingga mengental. Lem kanji atau lem tepung tapioka yang dicampurkan sebanyak 2,5% dari jumlah tepung tempurung kelapa.
- Campurkan bubuk arang dengan larutan yang sudah mengental, aduk sampai merata.
- Masukkan adonan ke dalam cetakan dan tekan hingga padat.
- Keluarkan briket dari cetakan, lalu keringkan dengan menjemur sampai benar-benar kering dan siap digunakan. Jika Anda memiliki oven, gunakan suhu 650 derajat celcius selama sekitar 2 jam.
Cara Buat Briket dari Serbuk Kayu
Serbuk kayu dari limbah gergaji bisa jadi opsi lain untuk membuat briket. Bahan dan alat yang digunakan, yaitu:
- Serbuk kayu
- Tempurung kelapa
- Lem kanji
- Ayakan ukuran 50 mesh dan 70 mesh.
- Oven
- Cetakan briket
Bagaimana cara membuat briket dari serbuk kayu?
- Bakar serbuk kayu dan tempurung kelapa hingga menjadi arang.
- Ketika sudah selesai, lakukan pengayakan. Untuk serbuk kayu, gunakan yang lolos dari ayakan 50 mesh, sedangkan tempurung kelapa lolos dari ukuran 70 mesh.
- Campur 90% arang serbuk kayu dengan 10% arang. Kemudian tambahkan lem kanji sekitar 2,5% dari keseluruhan campuran arang tersebut.
- Jika sudah tercampur merata, masukkan adonan briket ke cetakan arang.
- Keringkan dengan oven pengering atau jika tidak ada, bisa langsung dijemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering.
Cara Buat Briket dari Sampah Organik
Bagaimana jika hanya punya sedikit atau bahkan tidak adatempurung kelapa atau serbuk gergaji sebagai bahan baku?
Opsinya adalah dengan menggunakan sampah organik kering. Misalnya daun kering, ranting atau sisa sampah dapur kering. Pastikan semuanya bahan baku tersebut dalam kondisi kering ya.
Alat dan bahan yang perlu Anda siapkan, yaitu:
- Sampah kering organik
- Tepung kanji untuk membuat lem kanji.
- Drum
- Sekop
- Wadah, bisa baskom atau panci
- Lesung untuk penumpuk
- Ember
- Tongkat kayu sebagai pengaduk
- Cetakan briket, misalnya dengan potongan bambu atau pipa PVC
Tahapan membuat briket dari sampah organik, yaitu:
- Siapkan drum yang akan Anda gunakan untuk proses pembakaran atau pengarangan sampah organik.
- Masukkan sampah kering yang sudah dicacah ke dalam drum pembakaran, sedikit demi sedikit. Pastikan tidak ada udara yang keluar masuk ke dalam drum. Jika ada, maka sampah ini akan menjadi abu.
- Matikan api saat pengarangan selesai.
- Gunakan penumbuk seperti lesung dan tumbuk arang sampah organik yang sudah Anda buat. Lalu kumpulkan dalam ember.
- Campurkan lem kanji dengan bubuk arang sehingga adonan menjadi lengket.
- Cetak adonan briket. Padatkan dan keluarkan dari cetakan.
- Keringkan dengan oven, kalau ada, atau dengan menjemur di bawah sinar matahari hingga kering.
Tips Memulai Usaha Produksi Briket

Setelah memahami dasar pembuatan briket secara sederhana, langkah berikutnya adalah melihatnya dari sudut pandang yang lebih serius, terutama jika briket ingin dimanfaatkan untuk kebutuhan usaha.
Pada tahap ini, proses produksi tidak lagi sekedar mencoba, tetapi perlu direncanakan agar lebih efisien dan berkelanjutan. Beberapa hal mendasar berikut perlu diperhatikan sebelum mulai memproduksi briket secara besar.
Menentukan Tujuan Penggunaan
Langkah pertama sebelum memulai produksi briket adalah menentukan tujuan penggunaannya.
Apakah briket akan digunakan sendiri untuk mendukung usaha kuliner, atau disiapkan sebagai produk yang akan dijual ke pasar. Dengan tujuan yang jelas, proses produksi bisa disesuaikan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga kualitas briket yang dihasilkan.
Menghitung Kebutuhan Produksi
Setelah tujuan ditetapkan, tahap berikutnya adalah menghitung kebutuhan produksi. Perhitungan ini mencakup berapa banyak briket yang dibutuhkan per hari atau per bulan, serta perkiraan bahan baku yang harus disiapkan, alat apa yang harus digunakan untuk menunjang kebutuhan produksi.
Perhitungan sederhana ini membantu produksi berjalan lebih efisien dan mencegah pemborosan bahan.
Skalabilitas dari Rumahan ke Komersial
Jika ingin produksi briket skala rumahan bisa menggunakan proses dan alat mesin cetak briket sederhana. Untuk yang ingin mencoba usaha rumahan, alat tersebut sangat membantu dalam proses produksi sehingga briket yang dihasilkan memiliki bentuk dan ukuran yang lebih rapi dan seragam.
Seiring meningkatnya konsumen tentu adanya perkembangan ke skala yang lebih besar. Pada tahap ini, penggunaan alat bantu yang lebih efisien dan sistem kerja yang lebih rapi akan sangat membantu menjaga kualitas dan konsistensi briket, sekaligus membuka peluang produksi secara komersial.
Dengan menggunakan satu set alat pembuatan briket, proses dari pengolahan bahan hingga pencetakan bisa berjalan lebih rapi dan efisien. Hasilnya bukan hanya mempercepat produksi, tetapi juga meningkatkan kualitas briket agar siap digunakan atau dipasarkan dengan lebih percaya diri.
Rekomendasi Mesin Produksi Briket Terbaik dari Futake

Untuk yang ingin mulai produksi tanpa ribet, mesin cetak briket sederhana bisa jadi pilihan yang tepat. Penggunaannya sederhana, tidak membutuhkan listrik, dan tetap mampu menghasilkan briket dengan bentuk yang rapi dan padat.
Sementara itu, bagi yang ingin proses lebih lengkap dan terstruktur, satu set alat pembuatan briket membantu dari tahap pengolahan bahan hingga pencetakan. Dengan alur kerja yang lebih tertata, produksi jadi lebih efisien dan kualitas briket lebih konsisten.
Keduanya cocok digunakan sebagai langkah awal sebelum produksi dikembangkan ke skala yang lebih besar. Jika ingin mulai produksi briket dengan cara yang lebih rapi dan efisien, memilih alat yang tepat bisa jadi langkah awal yang menentukan.
Tenang, untuk informasi spesifikasi, harga, dan rekomendasi mesin cetak briket manual maupun satu set alat pembuatan briket yang bisa custom dan sesuai kebutuhan, silahkan Anda bisa langsung konsultasi gratis dengan menghubungi admin melalui WhatsApp.
Konsultasikan dari sekarang agar bisa membantu Anda menemukan solusi untuk alat produksi yang paling pas sejak awal.
Scale Up Pembuatan Produksi Briket
Ubah dari cara manual ke otomatis untuk scale up bisnis dengan paket mesin briket

Mesin Pemecah Bambu Terbaik untuk Produktivitas Tinggi
Read MoreMesin Pencetak Briket Otomatis dan Mudah
Read MoreSpesifikasi Molen Cor Kapasitas 50 Kg dan 120 Liter
Read More