Sebelum memesan guiding block, sudah yakin jumlah yang Anda hitung benar-benar sesuai kebutuhan proyek?

Sayangnya, masih banyak orang yang bingung menentukan berapa jumlah guiding block yang dibutuhkan untuk suatu area. Apalagi jika proyek melibatkan jalur pedestrian yang panjang, area belokan, atau kombinasi guiding block garis dan guiding block titik. 

Padahal, cara menghitung kebutuhan guiding block sebenarnya tidak terlalu rumit. Anda hanya perlu mengetahui ukuran produk yang digunakan, panjang jalur yang akan dipasang, serta rumus perhitungan yang sesuai.

Pada artikel ini, kita akan membahas cara menghitung kebutuhan guiding block secara lengkap, mulai dari rumus dasar, contoh perhitungan, hingga rekomendasi material tactile berkualitas.

Cara Menghitung Kebutuhan Guiding Block 

Perhitungan kebutuhan guiding block berdasarkan panjang jalur dan ukuran produk

Menghitung kebutuhan guiding block (ubin difabel/tunanetra) sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. 

Dengan mengetahui ukuran produk yang akan digunakan dan luas area pemasangan, Anda sudah bisa memperkirakan jumlah material yang dibutuhkan untuk proyek pedestrian, trotoar, maupun area publik lainnya.

Agar hasil perhitungan lebih akurat, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan terlebih dahulu:

1. Ketahui Ukuran Guiding Block yang Digunakan

Langkah pertama adalah mengetahui ukuran guiding block yang akan dipasang. Sebab, ukuran produk akan memengaruhi jumlah material yang dibutuhkan dalam suatu area.

Adapun ukuran resmi guiding block di Indonesia mengacu pada standar SNI 8160:2025 Blok Pemandu dari Kementerian Pekerjaan Umum, yakni memiliki ukuran 30 cm × 30 cm. 

2. Ukur Panjang dan Lebar Jalur Guiding Block 

Misalnya, sebuah jalur pedestrian memiliki panjang 100 meter dengan lebar guiding block 30 cm atau 0,3 meter. Dari data tersebut, luas area guiding block dapat dihitung dengan mengalikan panjang dan lebar jalur.

Semakin akurat pengukuran yang dilakukan, semakin tepat pula estimasi kebutuhan material yang akan diperoleh. Karena itu, jangan lupa memperhitungkan area belokan, persimpangan, maupun titik peringatan yang menggunakan guiding block tipe titik.

3.  Gunakan Rumus Perhitungan Kebutuhan Guiding Block 

Setelah ukuran produk dan luas jalur diketahui, Anda dapat mulai menghitung jumlah guiding block yang dibutuhkan menggunakan beberapa rumus sederhana berikut ini:

Rumus Berdasarkan Luas Area (m²) 

Langkah pertama adalah menghitung luas jalur guiding block menggunakan rumus:

Luas Jalur = Panjang Jalur × Lebar Jalur

Setelah luas jalur diketahui, Anda bisa hitung jumlah guiding block dengan rumus:

Jumlah Guiding Block = Luas Jalur ÷ Luas Satu Guiding Block

Rumus Berdasarkan Jumlah Keping

Selain menggunakan luas area, kebutuhan guiding block juga dapat dihitung berdasarkan jumlah keping per meter panjang jalur. Metode ini sering digunakan untuk mempercepat estimasi kebutuhan material di lapangan. 

Anda bisa gunakan rumus berikut ini:

Jumlah Guiding Block = Panjang Jalur ÷ Panjang Guiding Block

Penting untuk dicatat, cadangan wajib ditambahkan sebesar 10% untuk mengantisipasi ubin yang pecah saat proses pemasangan.

Agar Anda memiliki gambaran yang jelas, berikut adalah contoh perhitungan kebutuhan jumlah guiding block untuk proyek pedestrian.

Contoh Perhitungan Kebutuhan Guiding Block untuk Proyek Pedestrian

Contoh perhitungan kebutuhan guiding block untuk proyek pedestrian dan trotoar

Berikut adalah contoh perhitungan yang dapat membantu Anda memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai cara menentukan jumlah guiding block yang dibutuhkan berdasarkan panjang jalur pedestrian. 

Contoh 1 – Jalur Pedestrian Sepanjang 50 Meter

Misalkan sebuah proyek pedestrian membutuhkan pemasangan guiding block sepanjang 50 meter dengan lebar jalur 30 cm atau 0,3 meter. Guiding block yang digunakan memiliki ukuran standar 30 cm × 30 cm.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menghitung luas area pemasangan:

  • Rumus: Luas Jalur = Panjang × Lebar
  • Luas Jalur = 50 m × 0,3 m
  • Luas Jalur = 15 m²

Selanjutnya, hitung luas satu keping guiding block:

  • Luas Guiding Block = 0,3 m × 0,3 m
  • Luas Guiding Block = 0,09 m²

Kemudian, hitung jumlah guiding block yang dibutuhkan:

  • Rumus: Jumlah Guiding Block = Panjang Jalur ÷ Panjang Guiding Block
  • Jumlah Guiding Block = 15 m² ÷ 0,09 m²
  • Jumlah Guiding Block = 166,67 keping

Hasil tersebut bisa Anda bulatkan menjadi 167 keping. Jika ditambahkan cadangan material sebesar 10%, maka total kebutuhan menjadi sekitar 184 keping.

Contoh 2 – Jalur Pedestrian Sepanjang 100 Meter

Pada contoh berikutnya, anggap saja panjang jalur pedestrian adalah 100 meter dengan lebar guiding block yang sama, yaitu 30 cm.

Perhitungan luas area dilakukan sebagai berikut:

  • Luas Jalur = 100 m × 0,3 m
  • Luas Jalur = 30 m²

Dengan ukuran guiding block 30 cm × 30 cm, maka kebutuhan material dapat dihitung menggunakan rumus:

  • Rumus: Jumlah Guiding Block = Panjang Jalur ÷ Panjang Guiding Block
  • Jumlah Guiding Block = 30 m² ÷ 0,09 m²
  • Jumlah Guiding Block = 333,33 keping

Setelah dibulatkan, kebutuhan guiding block menjadi 334 keping. Jika ditambah cadangan material sekitar 10%, total kebutuhan yang disarankan adalah sekitar 367.

Perhitungan di atas merupakan estimasi dasar. Dalam praktiknya, kebutuhan guiding block dapat berbeda pada setiap proyek karena dipengaruhi oleh berbagai faktor. 

Memahami faktor-faktor tersebut akan membantu menghasilkan perhitungan yang lebih akurat. 

Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Guiding Block

Meskipun rumus perhitungan guiding block terlihat sederhana, jumlah kebutuhan material pada setiap proyek bisa berbeda-beda. 

Hal ini karena ada beberapa faktor yang turut memengaruhi hasil perhitungan, baik dari sisi desain jalur maupun spesifikasi produk yang digunakan.

Jenis Jalur Guiding Block

Guiding block garis berfungsi sebagai penunjuk arah bagi penyandang tunanetra. Jenis ini biasanya dipasang memanjang mengikuti jalur pedestrian sehingga jumlah kebutuhannya cenderung lebih banyak.

Sementara itu, guiding block titik digunakan sebagai tanda peringatan pada area tertentu, seperti persimpangan, belokan, tangga, atau titik berhenti. Meskipun luas pemasangannya tidak sebesar guiding block garis, keberadaannya tetap perlu diperhitungkan dalam estimasi material.

Jika suatu proyek menggunakan kombinasi kedua jenis guiding block tersebut, maka kebutuhan material akan berbeda dibandingkan jalur yang hanya menggunakan satu jenis saja.

Baca Juga: Jangan Salah Pasang, Ini Perbedaan Guiding Block Dot dan Line

Pola Pemasangan

Pola pemasangan juga dapat memengaruhi jumlah guiding block yang dibutuhkan. Jalur pedestrian yang lurus umumnya lebih mudah dihitung karena pemasangannya mengikuti satu arah dengan tingkat pemotongan material yang minim.

Namun, kondisi akan berbeda jika jalur memiliki banyak belokan, percabangan, atau area persimpangan. Pada kondisi seperti ini, biasanya diperlukan tambahan guiding block titik serta proses pemotongan material agar pemasangan tetap rapi dan sesuai desain.

Ukuran Produk yang Digunakan

Sebagai contoh, guiding block berukuran 30cm × 30cm tentu membutuhkan jumlah keping yang berbeda dibandingkan produk dengan ukuran yang lebih besar. Semakin kecil ukuran produk, semakin banyak jumlah keping yang diperlukan untuk menutupi area yang sama.

Memahami faktor yang memengaruhi kebutuhan guiding block saja belum cukup. Kesalahan dalam perhitungan juga dapat membuat estimasi material menjadi tidak akurat. 

Kenapa Perhitungan Kebutuhan Guiding Block Penting Sebelum Pembelian?

Menghitung kebutuhan guiding block sebelum pembelian membantu proyek Anda berjalan lebih terencana. Jumlah material yang diketahui sejak awal membuat penyusunan anggaran menjadi lebih akurat dan mengurangi risiko pembengkakan biaya.

Perhitungan yang tepat juga membantu mencegah kekurangan maupun kelebihan material. Kekurangan guiding block dapat menghambat pemasangan, sedangkan pembelian berlebih berisiko menambah biaya dan menyisakan material yang tidak terpakai.

Selain itu, estimasi kebutuhan yang akurat mempermudah proses pengadaan material. Anda dapat menyiapkan kebutuhan dengan tepat sehingga pekerjaan di lapangan berjalan lebih lancar dan efisien.

Setelah menghitung kebutuhan guiding block, langkah selanjutnya adalah memilih produk yang berkualitas agar jalur pemandu dapat berfungsi optimal, tahan lama, dan sesuai standar aksesibilitas. 

Rekomendasi Guiding Block Berkualitas untuk Proyek Pedestrian

Guiding block berkualitas untuk proyek pedestrian dan fasilitas publik

Jika Anda sedang mencari supplier guiding block terpercaya, Futake Indonesia dapat menjadi pilihan yang tepat. 

Futake Indonesia menyediakan produk tactile paving yang diproduksi sesuai standar resmi yang berlaku sehingga dapat digunakan untuk mendukung jalur pemandu yang aman dan fungsional.

Kami juga menyediakan guiding block dalam berbagai pilihan material yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek, mulai dari aluminium, stainless steel, karet, hingga komposit

Tidak hanya melayani kebutuhan proyek skala besar, Futake Indonesia juga menyediakan pembelian satuan untuk kebutuhan sampel atau uji coba produk sebelum pengadaan dalam jumlah besar. 

Selain itu, tersedia pula layanan pemasangan di lapangan yang dapat membantu proses instalasi berjalan lebih rapi, efisien, dan sesuai spesifikasi proyek.

Masih bingung menentukan jenis guiding block yang paling sesuai atau ingin memastikan jumlah kebutuhan material untuk proyek Anda? 

Konsultasikan terlebih dahulu kebutuhan proyek Anda bersama tim Sales Futake Indonesia melalui WhatsApp di 0813-7799-0055

Sudah Tahu Kebutuhan Guiding Block untuk Proyek Anda?

Pastikan Anda menggunakan guiding block berkualitas yang sesuai standar aksesibilitas. Futake Indonesia menyediakan tactile paving berbahan aluminium, stainless steel, karet, dan komposit untuk berbagai kebutuhan proyek pedestrian.

Artikel Lainya
Chat via WhatsApp